Posts

Showing posts from January, 2023

Bisakah Agama Dinista dan Tuhan Dibela? (Tuhan Ada di Hatimu)

  Martin Lings atau juga dikenal dengan nama Abu Bakar Sirajuddin adalah di antara mualaf yang menarik untuk dibahas. Setelah masuk islam, ia mempelajari bahasa Arab dan ilmu ilmu hingga sufisme. Bahkan ia mengamalkan tasawuf di bawah bimbingan Tarekat syadziliyah. Ketika seorang menjadi mualaf, Semestinya ia fokus menjalani agama yang baru dianutnya, yaitu islam. Bukan justru fokus pada agama yang ia tinggalkan. Sehingga ia harus belajar islam dengan fokus, intens dan konsisten untuk memperdalam ilmu dan memupuk amal keislamannya. Kemudian berkarya tentang ilmu islam. Bukan sebaliknya, justru dakwahnya melakukan kritik tidak adil atau bahkan menebar kebencian atas agama sebelumnya. Lings Menulis biografi Nabi Muhammad yang kemudian menjadi biografi Nabi Muhammad terbaik dalam bahasa inggris. Ia mendapatkan apresiasi pada konfrensi Sirah Nanasional di islamadab tahun 1983. Ia juga mendapatkan perhatian dari Universitas AL-Azhar hingga mengantarkannya mendapatkan bintang kehormatan ...

The Golden Age of Islam

Baru saja menyelesaikan sebuah buku hebat karya Hugh Kennedy seorang sejarawan asal inggris dengan judul "When Baghdad Ruled the World, The Rise and Fall of Islam's Greatest Dynasty". Menariknya, ia menceritakan tentang sejarah dari dinasti abbasiyah. Salah satu masa di mana islam sangat lekat dengan ilmu pengetahuan dan berhasil mencetak banyak ilmuwan terkemuka. Sebut saja Al Khawarizmi yang menuangkan konsep pemikirannya dalam sebuah buku yang menjadi pengembangan aljabar dan ilmu algoritma matematika atau Al Farabi filosof muslim pertama yang menyelaraskan Islam dengan filsafat Yunani. Selain filsafat, ternyata ia juga menguasai ilmu di bidang musik. Bahkan, Al Farabi disebut sebagai orang pertama yang meletakkan dasar-dasar tentang not musik. Karyanya di bidang musik adalah Kitab Al-Musiqi Al Kabir (Buku Besar Musik) yang menjadi rujukan penting bagi perkembangan musik klasik barat. Bayt al-Hikmah atau the House of Wisdom di Baghdad. Dibangun pada akhir abad ke-8 da...

Kesuksesan mu diukur dari siapa lawanmu

  Pernahkah kita bertanya perihal bagaimana cara mengukur kualitas dari kesuksesan seseorang? Apakah dari rumah mewah dengan lokasi strategis yang ia miliki? Atau seberapa banyak mobil keluaran terbaru yang berbaris rapih di dalam garasi rumahnya? Selalunya kesuksesan seseorang dinilai dengan materi yang ia miliki. Saya ingin mengajak anda untuk menemani saya mencari alasan yang lebih luas dari parameter kesuksesan seseorang. Sepertinya, promosi dari merk merk ternama berhasil menggiring pemikiran kita tentang banyak hal. Tak terkecuali tentang parameter kesuksesan seseorang. "Dia sangat sukses, Jam tangannya saja Rolex " atau "Sukses sekali pria itu, mobilnya saja pabrikan asal Italia dengan logo kuda jingkrak" Saya akan mengajak anda untuk keluar dari opini opini seperti di atas. Lalu, Apa parameter kesuksesan sejati menurut saya? Beberapa waktu lalu saya sempat membahas hal yang sama dengan rekan berpikir saya sesama mahasiswa. Dia menjawab "Kesuksesan dapat...