Tentang Meneladani Orang Tua
Ada sebuah kisah menarik yang pernah saya baca di sebuah buku (lupa apa judulnya). Di cerita itu mengisahkan tentang seorang ayah yang kerjanya hanya mabuk mabukan, pulang larut malam, bermain (maaf) pelac*r. Pria ini memiliki dua anak lelaki yang memiliki usia yang tidak terpaut jauh. Sebut saja si A dan B. Si A dan si B sudah terbiasa melihat kelakuan ayah mereka yang bisa dikatakan "gagal" menjalankan peran nya sebagai orang tua. Singkat cerita, mereka berdua telah tumbuh dewasa. Namun, terdapat perbedaan yang sangat dominan di antara mereka berdua. Si A berhasil menjadi pria yang sukses. Dia memiliki pekerjaan layak dan keluarga yang bahagia. Sedangkan si B menjadi pria yang tidak berbeda jauh dengan ayah nya. Dia menghabiskan waktunya dengan melakukan hal hal yang tidak berguna yang membuatnya "terperosok" dalam jurang kehampaan dan kesengsaraan. Ketika si A ditanya perihal kenapa dia bisa sesukses itu, si A menjawab dengan singkat "aku melihat ayahku...